News

Mempersiapkan Masa Depan- Asosiasi Panas Bumi Internasional Menerapkan Perubahan dengan Jangkauan Luas

Gambar: Anggota Dewan Direksi IGA dan Anggota Dewan sebelumnya, Islandia – April 27, 2018
Alexander Richter 22 May 2018

Setelah menyelesaikan sejumlah pekerjaan pada program penyelarasan strategis, Asosiasi Panas Bumi Internasional (IGA) menerapkan serangkaian perubahan. Perubahan ini akan mempersiapkan sektor panas bumi untuk masa depan, dan menekankan peran IGA dalam representasi Sektor Energi Panas Bumi Global.

Untuk memperkuat fokus dan perannya, Asosiasi Panas Bumi Internasional (IGA) dengan bangga mengumumkan serangkaian reformasi dan membuat keputusan yang dibuat selama pertemuan Dewan Direksi IGA di Reykjavik, Islandia pada tanggal 27 April 2018.

IGA telah membuat struktur yang lebih independen dan berkelanjutan, serta asosiasi ini mencerminkan sifat internasional dari badan perwakilan dari sektor panas bumi global. Upaya ini akan mentransisikan IGA menuju struktur independen dan memposisikan dirinya untuk tumbuh berkembang dengan mengubah model pendanaan dan operasionalnya.

IGA memahami kebutuhan untuk mempertajam proposisi nilainya bagi anggotanya, dan telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaharui model keanggotaan. IGA akan menawarkan pada industri dengan tingkat dan keterlibatan keanggotaan korporat yang berbeda. Pada saat yang sama, asosiasi akan mempertajam profilnya menuju proposisi nilai bagi anggota-anggota yang berafiliasi, asosiasi nasional, dan institusi.

Dengan perubahan ini, kami memperkuat posisi dan keterlibatan pekerjaan kami dengan mitra internasional dalam menyoroti hal-hal yang ditawarkan energi panas bumi dalam transisi energi global. Dengan adaptasi dari model operasional kami, kami memperkuat peran yang kami jalankan bagi anggota IGA dan komunitas energi panas bumi global yang lebih luas. ”- Alexander Richter, President IGA & Principal, ThinkGeoEnergy

Bersamaan dengan banyaknya inisiatif yang diajukan dan direncanakan, IGA berusaha untuk menciptakan nilai bagi sektor panas bumi dan memperluas suara kolektif atas nama pengembangan panas bumi global. Inisiatif ini sudah berjalan dengan baik dengan penyebaran Spesifikasi UNFC untuk Sumber Daya Panas Bumi (UNFC Specifications for Geothermal Resources), dan keterlibatan pada Protokol Penilaian Keberlanjutan Panas Bumi (Geothermal Sustainability Assessment Protocol). IGA berencana untuk membentuk Dewan Penasehat untuk mendukung IGA dan inisiatifnya.

“Dengan inisiatif seperti Spesifikasi UNFC untuk Sumber Daya Panas Bumi dan upaya Global Geothermal Sustainability Assessment Protocol, kami mendukung percepatan penyebaran dengan penguatan energi panas bumi di industri energi panas bumi global untuk pertumbuhan lebih lanjut dan memanfaatkan semua energi panas bumi yang ditawarkan.”  – Bruno Della Vedova, Sekretaris, IGA & Associate Professor, Fondazione Internazionale Trieste

IGA secara aktif mengambil langkah-langkah untuk keterlibatan yang lebih dalam dengan industri melalui kegiatan dan penyelarasan yang mendukung, dan memperkuat akar ilmiah dan akademis kami.

Selain itu, IGA telah memutuskan untuk mengubah frekuensi Kongres Panas Bumi Dunia (World Geothermal Congress, atau WGC) dari setiap lima tahun menjadi tiga tahun. Setelah Kongres Panas Bumi Dunia 2020, yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 April hingga 1 Mei 2020 di Reykjavik, Islandia, kongres berikutnya akan berlangsung pada tahun 2023. Tujuan dari keputusan ini adalah agar keterlibatan anggota menjadi lebih sering untuk mempromosikan energi panas bumi dan manfaatnya untuk industri lain.

“Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan energi terbarukan untuk memproduksi listrik di seluruh dunia juga telah merembet di sektor panas bumi. Terutama di Asia Tenggara, Afrika dan Turki, tingkat pertumbuhannya sangat mengesankan. Panas bumi untuk pemanasan telah berkembang secara eksponensial di Cina dan beberapa daerah di Eropa. Oleh karena itu, sudah waktunya untuk meningkatkan frekuensi WGC, platform terpenting dari sektor panas bumi untuk pertukaran ide, informasi dan teknologi di kalangan praktisi, akademisi, industri dan pembuat kebijakan dari seluruh dunia.” -Peter Meier, Ketua Pendidikan Komite, IGA.

IGA sedang mempersiapkan strategi komunikasi baru dengan tujuan untuk meningkatkan keterlibatan dengan anggotanya, organisasi afiliasi, mitra dan komunitas panas bumi internasional yang lebih luas. IGA dengan bangga mempersembahkan dan meluncurkan situs web terbaru mereka: www.geothermal-energy.org dan www.lovegeothermal.org

 

Tentang International Geothermal Association (IGA)

Didirikan pada tahun 1988, International Geothermal Association (IGA) adalah representasi internasional dari industri energi panas bumi global. IGA memiliki lebih dari 4000 anggota dari 65 negara. IGA adalah organisasi non-politik, nirlaba, non-pemerintah dengan status konsultatif kepada PBB dan status pengamat khusus untuk Dana Iklim Hijau (Green Climate Fund).

Dalam peran kami untuk komunitas panas bumi global, kami mendukung dan mempromosikan pemanfaatan berkelanjutan dan pengembangan sumber daya energi panas bumi melalui pendidikan, penelitian, kolaborasi, dan kesadaran sosial. Kami mempromosikan dan mendukung energi panas bumi sebagai sumber energi yang berkelanjutan, bersih dan berharga untuk generasi mendatang.

Sebagai asosiasi dalam kumpulan asosiasi yang lain, IGA saat ini mewakili 36 asosiasi dan kelompok panas bumi nasional, serta industri dan lembaga.

IGA website: www.lovegeothermal.org & www.geothermal-energy.org

Website World Geothermal Congress 2020: www.wgc2020.com

IGA website terbaru: [link to downloadable files on the new website]

Social Media handles: @lovegeothermal

 

Media Contact:

Dr. Marit Brommer, Executive Director, E-mail: marit@lovegeothermal.org